Disusun berdasarkan rujukan Al-Qur\\\'an dan hadits
Ratu sangat senag duduk didekat jendela, sebab ia bisa melihat pemandangan yang indah. Ada banyak salju, dan udara sangat sejuk. Kicauan burung yang merdu pun menemaninya ketika sedang menjahit
Perjalanan terpaksa berhenti dan rombongan pun mulai cemas sebab sebentar lagi senja akan datang. Karena hari semakin senja, Pak Badak si ketua rombongan pun memberikan usul, " Bu Gajah maafkan kami harus meninggalkanmu"
Pada suatu hari yang cerah, dan seorang nenek yang sedang jalan-jalan di pantai. Secara tidak sengaja ia melihat seekor keong emas
Pada suatu hari, Joko Kendil mendengar kabar bahwa Raja sedang mencari menantu. Joko Kendil ingin menikah dengan salah satu putri Raja. Ibunda Joko Kendil pun sangat kaget, mendengar pernyataan Joko Kendil
Selain menceritakan Dongeng Cerita Rakyat Nusantara dengan dua bahasa di dalam buku ini juga terdapat materi ajar yang menumbuhkan beberapa aspek koknitif, afektif, dan psikomotorik. Buku ini disusun untuk membentuk pribadi anak yang tangguh, mulia, cerdas, dan berkarakter. Dengan banyak gambar yang menarik tersaji akan menambah daya minat anak dalam membaca
Setelah Nawang wulan tiba di rumah, ia membuka tutup kukusan. Setangkai padi masih tergolek di dalam kukusan nasi itu
Bandung Bandawasa diantar ke istana Prambanan. Setelah memasuki istana keputren, ia melihat Dewi Roro Jonggrang yang cantik jelita, Bandung Bandawasa jatuh cinta kepada Dewi Roro Jonggrang dan ingin memperistrinya