Tukik ingin mencari ibunya ke laut. Akan tetapi, dalam perjalanan, Tukik harus melewati beberapa rintangan. Rintangan apa saja yang harus dilaluinya? Apakah Tukik berhasil bertemu dengan ibunya? Yuk, kita simak kisah petualangan Tukik dalam buku ini Sumber : https://budikemdikbud.id/baca/digital/di-mana-ibu
Buku ini memuat narasi berisi pengetahuan terkait arsitektur tradisional Indonesia dari Sabang sampai Merauke yang dibalut dengan cerita pendek sederhana. Buku ini dirancang secara menarik dan memuat wawasan sekaligus pelajaran moral yang bermanfaat bagi perkembangan mental anak Indonesia Sumber : https://budikemdikbud.id/baca/digital/petualangan-nurin-si-anak-elang
Namaku botol plastik. Hujan badai membuatku tertelan ombak. Aku hampir dimakan burung. Aku juga ditelan paus. Aku takut sekali. Apa yang akan terjadi kepadaku? Bisakah kau menolongku? Sumber : https://budikemdikbud.id/baca/digital/petualangan-botol-plastik
Cerita kali ini tentang seorang anak bernama Bittoeng. Dia akan mengajak kalian untuk mengenal nama dan bentuk bintang. Bintang itu digunakan oleh nelayan untuk melaut agar tidak tersesat di malam hari. Siapa di antara kalian yang suka melihat bintang? Ya, mari kita simak ceritanya. Sumber : https://budikemdikbud.id/baca/digital/bintang-penunjuk-arah
Biru dan Nyiur melihat kapal pesiar di lautan. Wah, kapal pesiar besar dan megah. Biru ingin menjadi koki di restoran kapal pesiar. Nyiur ingin menjadi nahkoda kapal pesiar. Biru dan Nyiur asyik berkhayal. Mau tau khayalan mereka? Yuk, buka lembar demi lembar buku ini. Lalu, bebaskan saja khayalanmu! Sumber : https://budikemdikbud.id/baca/digital/biru-dan-nyiur
Mili baru saja pindah ke kota. Namun, dia merasa bosan berada di dalam rumah Teno sepanjang hari. Suatu hari Mili memutuskan untuk pergi berkeliling kota. Ternyata kota jauh lebih ramai dari yang disangkanya. Apakah Mili bisa pulang lagi ke rumah Teno? Sumber : https://budikemdikbud.id/baca/digital/mili-keliling-kota#
Kaghati Kolope ini mengisahkan petualangan Kenzo ke Pulau Muna, Sulawesi Tenggara. Bersama ayah dan kawan barunya, Kenzo pun diajak mengenal tradisi membuat layang-layang berbahan daun ubi hutan hingga berkunjung ke gua yang menyimpan sejarah layang-layang tertua di dunia. Yuk ikuti petualangannya! Sumber : https://budikemdikbud.id/baca/digital/kaghati-kolope#
Priya mendengar suara. “Srrr… Srrr…” Sumber : https://badanbahasa.kemendikdasmen.go.id/produk-detail/3432/terjemahan-buku-cerita-anak
Pada suatu hari, seekor penjelajah terjatuh dari langit. Dia mendarat di tengah-tengah ladang tomat. Amanda dan kakeknya, Thatha, bergegas ke luar rumah. Semua tomat mereka hancur berantakan. Hanya tersisa sebuah sepatu di tengah ladang. Sumber : https://badanbahasa.kemendikdasmen.go.id/produk-detail/3432/terjemahan-buku-cerita-anak
Pada zaman dahulu kala, di negeri yang jauh di timur, rumah pertama dibangun oleh dua orang bersaudara yang bernama Kindru-Lalim dan Kincha Lali-Dam. Pada waktu itu orang-orang masih tinggal dalam gua-gua dan belum mengetahui arti kata rumah. Suatu hari, Kindru-Lalim berkata, “Oh Lali, aku sangat bosan tinggal dalam gua yang terlalu gelap ini, mengapa kita tidak membangun sebuah rumah di hu…