Buku ini bercerita tentang Eya yang diajak bertualang oleh Pa Bin ke Hutan Kalimantan. Cerita ini dikemas dengan begitu imajinatif, seperti digunakannya mesin portal dan kendaraan bemo dalam pencarian gajah kerdil. Selain itu, dalam cerita itu anak-anak akan diajak menikmati suasana hutan Kalimantan Bersama Eya.
Peringatan Hari Kemerdekaan RI sudah di depan mata. Seorang anak laki-laki ingin mengikuti lomba makan kerupuk. Dia berlatih tak henti-henti, makan kerupuk secepat mungkin. Krauk! Krauk! Bisakah dia mengalahkan teman-temannya? Apakah dia berhasil mendapatkan hadiahnya?
Besok acara penutupan Festival Musi. Semua diminta datang dengan pakaian tradisional, termasuk Kak Mila dan teman-temannya. Namun, songket yang akan dipakai Kak Mila menghilang! Banyak orang datang ke rumah kami untuk meminjam songket. Apakah salah satu dari mereka membawa songket Kak Mila? Aku harus mencari tahu. Berlatar Festival Sungai Musi yang berlangsung di sungai terpanjang di Indones…
Di rumah Nisa Lontong Cap Go Meh dimakan saat Lebaran, di rumah Lili dimakannya pas Imlek. Kok bisa sih? Lili dan Nisa bingung sekali! Yang dirayakan kan berbeda, kok makanannya bisa sama? Cap Go Meh jadi perkenalan pertama kami dengan Litara, dan jadi salah satu buku yang selalu senang kami perkenalkan ke teman-teman. Cerita di balik makanan yang dikenal dengan cara yang berbeda, yang jadi …
Damdam kehilangan wajahnya. Aduh, bagaimana ini? Tenang, kakekku ahli membuat topeng kayu. Banyak sekali jenis topeng yang dibuatnya. Ayo, kita coba saja topeng-topeng itu. Tapi Damdam jadi berubah-ubah sikap mengikuti topeng yang dikenakannya. Dan salah satunya begitu menakutkan dan sulit dilepaskan. Ooh, apa yang harus kulakukan?
Ketika sedang menggali di sebuah situs di Hutan Wonogiro, Paman Arif menemukan caping emas. Sepertinya, caping itu merupakan benda antik peninggalan kerajaan zaman dulu. Harganya pasti mahal. Penemuan caping emas itu ternyata menimbulkan banyak masalah. Saat Paman Arif dalam perjalanan menuju kantor polisi untuk melaporkan penemuannya, Paman Arif disekap dan disandera orang-orang jahat yang …
Ferli kehilangan kaus kaki putihnya. Dia sudah mencari ke setiap sudut rumah, tapi belum ketemu juga. Saat melapor pada Oma Lita, beliau malah santai-santai, dan tetap asyik merajut. Hari bertambah siang, terpaksa Ferli memakai kaus kakinya yang sudah jelek.. Tidak hanya itu, di hari lain sepatu, sandal, buku dan beberapa barang milik Ferli juga raib. Anehnya barang-barang yang berpasangan sepe…
Namanya Lola. Lola yang lola. Namanya cocok banget dengan karakternya yang lola. What? Iya lola alias loading lama. Itu, lho, kalo mikir lamaaaaa, telat mikir. Orang udah mikir ke Hongkong, dia masih di Bojong. Begitulah uniknya Lola. Kalo lagi abnormal, Lola mendadak cerdas. Mesti itu terjadi setahun sekali. Hidung Lola imut. Tapi anehnya lubang hidungnya besar sekali. Kata Lola, itu efe…
Perkenalan Nino dengan Malda berawal dari ulah Kat, kucing peliharaan Malda, yang menyerang hamster Nino. Beberapa keganjilan Nino rasakan selama berinteraksi dengan keluarga anak perempuan itu. Keadaan semakin membingungkan ketika dua orang aneh selalu muncul di dekat mereka. Hingga suatu hari Malda meminta bantuannya mencari Kat yang hilang. Apakah Nino akan membantu mencari Kat, kucing yang …
Begitu suara itu berhenti, Edo lansung berlari mencari Mbok Nem. Bertiga dengan putra Mbok Nem, Mas Jok, mereka memecahkan misteri hantu gelinding!